Media Pembelajaran AP
Eka Tiara Octavia
Pendidikan Administrasi
Perkantoran Unnes 2015
Media Pembelajaran #1
Media Pembelajaran Pendidikan
Ekonomi
Media pembelajaran secara umum adalah alat bantu proses belajar mengajar. Segala sesuatu yang dapat dipergunakan untuk merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemampuan atau ketrampilan pebelajar sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar. Menurut Prof. dr. Azhar Arsyad, M.A. dalam bukunya yang berjudul “Media Pembelajaran” mengemukakan bahwa, Interaksi yang terjadi selama proses belajar dipengaruhi lingkungannya, yang antara lain terdiri atas murid, guru, petugas perpustakaan, kepala sekolah, bahan atau materi pelajaran (buku, modul, selebaran, majalah, rekaman, video atau audio, dan yang sejenisnya), dan berbagai sumber belajar dan fasilitas (proyektor overhead, perekam pita audio dan video, radio, televisi, komputer, perpustakaan, laboratorium, pusat sumber belajar dan lain-lain).
Pemilihan
media yang tepat dalam pembelajaran menyesuaikan kebutuhan dari mata pelajaran
atau mata kuliah itu sendiri. Jadi, sebelum pendidik memutuskan untuk
menggunakan media pembelajaran yang tepat alangkah baiknya mengetahui terlebih
dahulu karakteristik mata pelajaran atau mata kuliah itu. Kemudian baru bisa
mengalanisis media yang tepat untuk digunakan. Macam-macam media yang dapat
kita gunakan, yakni:
a. Media
audio
b. Media
video
c. Media
dua dimensi
d. Media
tiga dimensi
Semisal
pada mata kuliah korespondensi. Korespondensi merupakan mata kuliah yang lebih
ke arah visual, karena memperhatikan dam membuat surat. Media yang dapat kita
gunakan yaitu dua dimensi. Sedangkan pada mata kuliah stenografi, merupakan
mata kuliah yang membutuhkan audio (pendengaran) untuk membantu kelancaran
dalam menulis steno dengan tidak menulis ulang tetapi menulis apa yang
mahasiswa dengarkan. Dengan media audio yang diterapkan pada mata kuliah
stenografi dapat menghitung kecepatan SKM dan EPM tiap-tiap mahasiswa.
Apa itu SKM?
SKM
adalah suku kata permenit. Hitungan kecepatan mengetik dengan memperhitungkan
pemenggalan kata. Semisal dalam satu menit mampu menilis kata “Prosedur”,
artinya kecepatan mengitik ialah 3 SKM permenit. Dihitung dari pemenggalan kata
Pro-se-dur.
Apa itu EPM?
EPM
adalah hentakan permenit. Hitungan kecepatan mengetik menggunakan banyaknya
huruf yang diketik, termasuk spasi dan hitungan shift untuk mengetik huruf
besar. Jadi, pada ketikan huruf besar dihitung 2 EPM. Contoh, “Prosedur”
memiliki kecepatan 9 EPM per menit.
Mantap😂
BalasHapus